photo
Bagikan artikel ini ke:

7 Penyebab Jerawat di Alis dan Cara Mengatasinya

Penulis: Nulook Expertise
11/03/2025

Jerawat yang muncul di alis bisa sangat mengganggu, terutama karena lokasinya yang mencolok di wajah. Masalah ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kebersihan wajah yang kurang optimal hingga kebiasaan sehari-hari yang tidak disadari. Jika dibiarkan, jerawat di alis bisa semakin parah dan meninggalkan bekas yang sulit dihilangkan.

 

Untuk mengatasi masalah ini dengan tepat, kamu perlu memahami penyebab jerawat di alis dan bagaimana cara mengatasinya. Yuk, simak ulasannya di bawah ini!

 

Penyebab Jerawat di Alis

 

Sebelum mencari cara mengatasi jerawat di alis, penting untuk mengetahui penyebab utamanya. Berikut beberapa faktor yang bisa memicu jerawat di area ini:

 

1. Kebersihan Wajah yang Kurang Optimal

 

Sisa makeup, keringat, dan debu yang menumpuk di sekitar alis dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat. Jika kamu tidak membersihkan wajah dengan baik, kotoran ini akan bercampur dengan minyak alami kulit dan menciptakan lingkungan yang ideal bagi bakteri penyebab jerawat. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu mencuci wajah dengan pembersih yang sesuai dengan jenis kulitmu, terutama setelah beraktivitas di luar ruangan.

 

2. Penggunaan Produk Kecantikan yang Tidak Cocok

 

Beberapa produk kecantikan, seperti pensil alis, gel, atau krim wajah, bisa mengandung bahan yang menyumbat pori-pori. Produk yang terlalu berminyak atau mengandung bahan iritan juga dapat memicu peradangan pada kulit di sekitar alis. Jika kamu sering mengalami jerawat di area ini, cobalah untuk beralih ke produk yang non-komedogenik atau berbahan dasar ringan.

 

3. Kebiasaan Menyentuh atau Mencabut Alis

 

Sering menyentuh alis dengan tangan yang kotor dapat memindahkan bakteri ke area tersebut, sehingga meningkatkan risiko munculnya jerawat. Selain itu, mencabut atau mencukur alis dengan alat yang tidak bersih juga bisa menyebabkan iritasi dan infeksi. Pastikan untuk selalu menggunakan alat yang steril dan hindari menyentuh wajah tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.

 

Baca Juga: 9 Cara Merawat Wajah Berjerawat dengan Efektif

 

4. Produksi Minyak Berlebih

 

Kulit yang cenderung berminyak lebih rentan mengalami jerawat, termasuk di area alis. Kelenjar minyak yang terlalu aktif dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan peradangan. Untuk mengontrol minyak berlebih, gunakan produk perawatan kulit yang mengandung bahan seperti asam salisilat atau niacinamide, yang efektif dalam mengurangi produksi sebum.

 

5. Perubahan Hormon

 

Ketidakseimbangan hormon, seperti yang terjadi saat menstruasi, kehamilan, atau stres, dapat meningkatkan produksi minyak di kulit. Hal ini membuat pori-pori lebih mudah tersumbat dan menyebabkan jerawat, termasuk di alis. Jika jerawat di area ini sering muncul pada waktu tertentu dalam siklusmu, kemungkinan besar faktor hormonal berperan dalam masalah ini.

 

6. Reaksi terhadap Produk Rambut

 

Produk perawatan rambut seperti sampo, kondisioner, atau hairspray sering mengandung bahan kimia yang bisa menyebabkan iritasi pada kulit di sekitar alis. Jika residu produk ini menyentuh kulit wajah, pori-pori bisa tersumbat dan menimbulkan jerawat. Untuk menghindarinya, pastikan untuk membilas wajah setelah menggunakan produk rambut dan pilih produk yang bebas silikon atau minyak berat.

 

7. Pola Makan yang Kurang Sehat

 

Makanan tinggi gula dan karbohidrat olahan dapat memicu lonjakan kadar insulin dalam tubuh, yang pada akhirnya meningkatkan produksi minyak di kulit. Jika pola makanmu kurang sehat, jerawat di alis bisa lebih sering muncul. Cobalah untuk mengurangi konsumsi makanan olahan dan menggantinya dengan makanan yang kaya akan antioksidan, seperti sayur dan buah-buahan.

 

Baca Juga: Kenapa Jerawat Muncul Terus dan Cara Atasinya

 

Jenis-Jenis Jerawat di Alis

 

Jerawat di alis bisa muncul dalam berbagai bentuk. Berikut beberapa jenis jerawat yang umum terjadi di area ini:

 

1. Cystic Acne

 

Jerawat ini berbentuk benjolan besar, merah, dan terasa sakit. Cystic acne disebabkan oleh infeksi di dalam kulit yang lebih dalam dan sering kali meninggalkan bekas jika tidak ditangani dengan baik.

 

2. Pustules

 

Pustules adalah jerawat yang ditandai dengan benjolan merah meradang dengan puncak berisi nanah berwarna putih atau kuning. Jerawat ini muncul akibat penyumbatan pori-pori yang terinfeksi bakteri, sehingga menimbulkan peradangan. Jika dipencet, pustules bisa meninggalkan bekas atau memperburuk infeksi pada area sekitarnya.

 

3. Papules

 

Jerawat papula berbentuk benjolan kecil berwarna merah tanpa nanah dan terasa nyeri saat disentuh. Penyebab utamanya adalah peradangan pada folikel rambut akibat produksi minyak berlebih dan pertumbuhan bakteri. Papules bisa berkembang menjadi pustules jika tidak ditangani dengan baik, sehingga perlu perawatan yang tepat.

 

4. Whiteheads

 

Whiteheads atau komedo putih terbentuk ketika pori-pori tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati. Tidak seperti pustules, whiteheads tidak mengalami peradangan dan biasanya lebih mudah diatasi dengan produk eksfoliasi ringan.

 

5. Blackheads

 

Blackheads atau komedo hitam terjadi ketika pori-pori yang tersumbat terbuka dan teroksidasi, sehingga warnanya menjadi hitam. Jenis jerawat ini sering muncul di area T-zone, termasuk di sekitar alis.

 

Baca Juga: 9 Cara Mengatasi Jerawat yang Gatal dengan Ampuh

 

Cara Mengatasi Jerawat di Alis

 

Untuk menghilangkan jerawat di alis, kamu bisa mencoba berbagai metode berikut:

 

1. Gunakan Produk OTC (Over-the-Counter)

 

Produk seperti asam salisilat dan benzoyl peroxide dapat membantu membersihkan pori-pori dan mengurangi peradangan. Asam salisilat bekerja dengan cara melarutkan minyak berlebih dan sel kulit mati, sedangkan benzoyl peroxide membunuh bakteri penyebab jerawat.

 

2. Gunakan Produk Non-Komedogenik untuk Makeup dan Perawatan Kulit

 

Produk yang bersifat non-komedogenik dirancang untuk tidak menyumbat pori-pori, sehingga dapat membantu mencegah munculnya jerawat. Saat memilih foundation, pensil alis, sunscreen, atau pelembap, pastikan labelnya mencantumkan kata "non-comedogenic" atau "oil-free". Hindari produk berbasis minyak yang dapat meningkatkan produksi sebum dan memperburuk jerawat.

 

3. Menjaga Kebersihan Alis dan Wajah

 

Membersihkan wajah secara rutin sangat penting untuk mencegah dan mengatasi jerawat di alis. Gunakan pembersih wajah yang lembut dan bebas minyak agar tidak menyumbat pori-pori. Jika kamu sering menggunakan makeup di alis, pastikan untuk membersihkannya dengan baik sebelum tidur agar sisa produk tidak menumpuk dan menyebabkan jerawat.

 

4. Hindari Menyentuh atau Memencet Jerawat

 

Memencet jerawat bisa memperparah peradangan, menyebarkan bakteri, dan meningkatkan risiko munculnya bekas luka di kulit. Sebaiknya, biarkan jerawat sembuh dengan sendirinya atau gunakan obat jerawat untuk mempercepat proses penyembuhan. Menyentuh wajah dengan tangan yang kotor juga bisa memperburuk kondisi jerawat, jadi pastikan tangan selalu bersih sebelum menyentuh wajah.

 

5. Mengubah Gaya Hidup

 

Stres dan pola makan yang tidak sehat bisa memperburuk kondisi jerawat di alis. Cobalah untuk mengurangi stres dengan berolahraga, meditasi, atau tidur yang cukup agar hormon tetap seimbang. Selain itu, hindari makanan tinggi gula dan karbohidrat olahan yang dapat meningkatkan produksi minyak di kulit. Minum cukup air juga membantu menjaga kelembapan kulit dan mempercepat proses detoksifikasi alami tubuh.

 

Jerawat di alis bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kebersihan wajah yang kurang optimal hingga pengaruh hormon dan pola makan. Dengan memahami penyebabnya, kamu bisa menerapkan langkah pencegahan dan perawatan yang tepat agar kulit tetap bersih dan sehat.

 

Atasi Jerawat di Alis dengan Chemical Peeling di Nulook

 

Jika jerawat di alismu sering muncul dan sulit diatasi, treatment chemical peeling Bali di Nulook dapat menjadi solusi terbaik. Perawatan ini menggunakan asam glikolat, asam salisilat, atau asam trikloroasetat (TCA) untuk mengangkat sel kulit mati, membersihkan pori-pori yang tersumbat, serta mengurangi peradangan akibat jerawat. 

Selain membantu mengatasi jerawat, chemical peeling juga efektif dalam menghaluskan tekstur kulit dan mengurangi bekas jerawat, sehingga kulit tampak lebih bersih dan sehat. Jangan biarkan jerawat di alis mengganggu penampilanmu! Hubungi Nulook sekarang dan rasakan sendiri manfaat chemical peeling untuk kulit yang lebih bersih dan bebas jerawat.

 

Referensi:

 

logo

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait

Layanan Terkait & Artikel

Aesthetic Treatment

Facial Treatment

Plastic Surgery

Cell Therapy

Nulook Event