photo
Bagikan artikel ini ke:

6 Pantangan Setelah Laser CO2 yang Harus Dihindari

Penulis: Nulook Expertise
12/03/2025

Beauties, apakah kamu baru saja melakukan perawatan laser CO2? Jika iya, selamat! Kamu telah mengambil langkah besar untuk merawat kulitmu agar lebih sehat dan bercahaya. Namun, perlu diingat bahwa perawatan laser CO2 membutuhkan perhatian khusus setelahnya. Ada beberapa pantangan setelah laser CO2 yang harus kamu hindari agar hasilnya maksimal dan kulitmu terhindar dari iritasi atau komplikasi. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

 

6 Pantangan Setelah Laser CO2

 

Agar hasil perawatan kulit dengan Laser CO2 maksimal, penting untuk menghindari beberapa hal berikut ini:

 

1. Terkena Sinar Matahari

 

Paparan sinar matahari setelah perawatan Laser CO2 dapat menyebabkan hiperpigmentasi dan memperlambat proses penyembuhan kulit. Kulit yang baru saja mendapatkan prosedur laser menjadi lebih sensitif terhadap sinar UV, sehingga berisiko mengalami kemerahan, iritasi, atau bahkan munculnya bintik hitam.

 

Oleh karena itu, hindari beraktivitas di luar ruangan saat matahari sedang terik, terutama dalam beberapa hari pertama setelah perawatan. Jika harus keluar rumah, usahakan untuk menggunakan perlindungan fisik seperti topi bertepi lebar atau payung guna meminimalkan paparan langsung terhadap sinar matahari.

 

2. Menggunakan Produk Skincare yang Mengandung Bahan Aktif Keras

 

Bahan seperti retinol, AHA, dan BHA dapat memperparah iritasi pada kulit yang baru saja menjalani perawatan laser. Kulit membutuhkan kelembapan dan perlindungan ekstra, bukan eksfoliasi atau zat yang bisa memperburuk kondisinya.

 

Sebaiknya, gunakan produk berbahan lembut dan bersifat menenangkan, seperti hyaluronic acid dan centella asiatica. Penggunaan pelembap yang kaya akan ceramide juga sangat dianjurkan untuk membantu memperkuat skin barrier.

 

Baca Juga: 9 Pantangan Setelah Skin Booster yang Wajib Dihindari

 

3. Menggaruk atau Mengelupas Kulit yang Sedang Mengelupas

 

Setelah perawatan Laser CO2, kulit akan mengalami proses regenerasi yang menyebabkan pengelupasan alami. Jangan mencoba mempercepat proses ini dengan menggaruk atau mengelupasnya secara paksa, karena dapat menyebabkan luka, infeksi, atau bahkan bekas yang sulit hilang.

 

Biarkan kulit memperbaiki dirinya sendiri secara alami. Jika merasa gatal, cukup tepuk-tepuk area tersebut dengan tangan yang bersih tanpa memberikan tekanan berlebihan.

 

4. Berolahraga atau Melakukan Aktivitas yang Membuat Berkeringat

 

Keringat berlebih dapat memperburuk kondisi kulit setelah laser dan meningkatkan risiko infeksi. Selain itu, panas yang dihasilkan saat berolahraga dapat memperlambat proses penyembuhan. Hindari aktivitas berat setidaknya selama 4 hari pertama setelah perawatan. Jika tetap ingin berolahraga, pilih aktivitas ringan yang tidak menyebabkan produksi keringat berlebih, seperti berjalan santai di ruangan yang sejuk.

 

5. Menggunakan Makeup Terlalu Cepat

 

Makeup bisa menjadi pemicu iritasi atau bahkan menyebabkan pori-pori tersumbat pada kulit yang masih dalam proses pemulihan. Sebaiknya, tunggu setidaknya 3–5 hari sebelum kembali menggunakan makeup, atau sesuai dengan rekomendasi dokter kulitmu. Saat mulai menggunakan makeup kembali, pilih produk non-komedogenik dan berbahan ringan agar tidak memperberat kerja kulit.

 

6. Terpapar Asap Rokok dan Polusi

 

Polusi dan asap rokok mengandung radikal bebas yang bisa memperlambat proses penyembuhan kulit. Jika memungkinkan, hindari paparan asap rokok dan polusi dengan menggunakan masker saat berada di luar rumah. Selain itu, cuci wajah dengan lembut menggunakan pembersih yang ringan setelah beraktivitas di luar ruangan untuk menghilangkan kotoran yang menempel di kulit.

 

Baca Juga: Cara Mengetahui Jenis Kulit Wajah dengan Tepat

 

Perawatan Setelah Laser CO2

 

Setelah melakukan perawatan Laser CO2, kamu juga perlu melakukan beberapa langkah perawatan agar hasilnya lebih optimal dan kulit tetap sehat.

 

1. Konsumsi Air Putih yang Cukup

 

Minum air putih yang cukup membantu menjaga kelembapan kulit dari dalam dan mempercepat proses regenerasi. Kulit yang terhidrasi dengan baik akan pulih lebih cepat dan terlihat lebih sehat. Pastikan kamu minum minimal 8 gelas air sehari agar tubuh dan kulit tetap terhidrasi dengan baik.

 

2. Kompres Dingin Jika Diperlukan

 

Jika kulit terasa panas atau perih setelah perawatan, kamu bisa menggunakan kompres dingin untuk meredakan rasa tidak nyaman. Gunakan kain lembut yang dibasahi air dingin, lalu tempelkan secara perlahan pada area yang dirawat. Hindari penggunaan es batu langsung pada kulit, karena bisa menyebabkan iritasi tambahan.

 

3. Tidur dengan Posisi Kepala Sedikit Lebih Tinggi

 

Untuk mengurangi risiko pembengkakan setelah perawatan, disarankan untuk tidur dengan posisi kepala sedikit lebih tinggi dari tubuh. Hal ini membantu mengurangi retensi cairan pada wajah dan mempercepat penyembuhan. Gunakan bantal tambahan untuk menopang kepala agar posisinya tetap nyaman.

 

Baca Juga: 7 Cara Mempercepat Regenerasi Kulit Wajah dengan Efektif

 

4. Konsultasi dengan Dokter Jika Ada Efek Samping yang Mengkhawatirkan

 

Jika kamu mengalami reaksi yang tidak biasa, seperti kemerahan berlebihan, bengkak, atau rasa terbakar yang tak kunjung hilang, segera konsultasikan dengan dokter kulit. Jangan mencoba mengobatinya sendiri tanpa rekomendasi medis. Menggunakan produk yang tidak sesuai justru bisa memperburuk kondisi kulitmu.

 

Laser CO2 merupakan solusi efektif untuk mengatasi berbagai permasalahan kulit, mulai dari bekas jerawat hingga tanda-tanda penuaan. Namun, agar hasilnya optimal, kamu harus memperhatikan pantangan setelah perawatan ini.

 

Hindari paparan sinar matahari tanpa perlindungan, penggunaan skincare yang mengandung bahan aktif keras, serta aktivitas yang dapat memperlambat penyembuhan kulit. Selain itu, lakukan perawatan yang tepat agar kulit lebih cepat pulih dan terlihat lebih sehat.

 

Lakukan Perawatan Laser Fractional CO2 Bali dari Nulook untuk Hasil yang Lebih Optimal

 

Agar proses pemulihan kulit lebih cepat dan hasilnya lebih maksimal, kamu bisa memilih perawatan Laser Fractional CO2 Bali dari Nulook. Teknologi ini bekerja dengan menembus hingga lapisan dermis kulit, menciptakan mikro-kolom luka yang merangsang produksi kolagen dan elastin baru. Dengan perawatan ini, bekas jerawat lebih cepat memudar, tekstur kulit menjadi lebih halus, dan wajah tampak lebih cerah serta bercahaya.

 

Pastikan kamu melakukan perawatan di tempat yang tepercaya agar hasilnya sesuai harapan. Konsultasikan terlebih dahulu kondisi kulitmu dengan tim profesional kami di Nulook. Jangan ragu untuk menghubungi kami melalui WhatsApp dan segera jadwalkan konsultasimu sekarang juga.

 

Dapatkan kulit sehat dan bercahaya dengan Laser Fractional CO2 Bali dari Nulook!

 

Referensi:

logo

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait

Layanan Terkait & Artikel

Aesthetic Treatment

Facial Treatment

Plastic Surgery

Cell Therapy

Nulook Event