photo
Bagikan artikel ini ke:

Pigmentasi pada Pipi: Penyebab, Jenis, dan Cara Mengatasinya

Penulis: Nulook ExpertiseDitinjau oleh: NuLook Aesthetic Doctors
02/02/2026

Pigmentasi pada Pipi: Penyebab, Jenis, dan Cara Mengatasinya

 

Pigmentasi pada pipi merupakan salah satu masalah kulit yang paling umum dialami baik oleh pria maupun wanita, terutama di iklim tropis dan lingkungan perkotaan. Warna kulit yang tidak merata, bercak hitam, atau noda kecokelatan yang muncul di area pipi dapat memengaruhi keharmonisan wajah secara keseluruhan serta kepercayaan diri.

 

Meski sering kali tidak berbahaya, pigmentasi pada pipi biasanya menjadi sinyal adanya ketidakseimbangan produksi melanin yang dipicu oleh berbagai faktor internal maupun eksternal. Memahami akar penyebabnya sangat penting untuk menentukan strategi pencegahan dan metode perawatan yang tepat demi mendapatkan kulit yang lebih bersih dan bercahaya. Mari kita pelajari tipsnya di sini!

 

Penyebab Pigmentasi pada Pipi

 

Pigmentasi tidak muncul dalam semalam. Masalah ini berkembang secara bertahap saat kulit bereaksi terhadap paparan berulang, peradangan, atau perubahan hormonal. Berikut adalah penyebab paling umum di balik pigmentasi pada pipi:

 

  1. Paparan Sinar Matahari yang Lama

    Radiasi ultraviolet (UV) adalah penyebab utama pigmentasi. Saat kulit terpapar sinar matahari tanpa perlindungan yang cukup, melanosit memproduksi melanin berlebih sebagai mekanisme pertahanan. Seiring waktu, penumpukan ini terlihat sebagai bercak gelap atau bintik matahari.

     

  2. Perubahan Hormonal

    Fluktuasi hormon selama kehamilan, menopause, atau akibat kontrasepsi oral dapat merangsang produksi melanin berlebih. Kondisi ini sering menghasilkan pigmentasi simetris yang dikenal sebagai melasma.

     

  3. Jerawat dan Peradangan Kulit

    Post-inflammatory hyperpigmentation (PIH) terjadi setelah jerawat atau iritasi kulit sembuh. Peradangan memicu produksi melanin berlebih, meninggalkan bekas gelap di area pipi yang rentan berjerawat.

     

  4. Penuaan dan Regenerasi Kulit yang Melambat

    Seiring bertambahnya usia, pergantian sel kulit melambat. Sel kulit mati yang mengandung pigmen berlebih tidak terkelupas secara efisien, membuat pigmentasi tampak lebih gelap dan nyata.

     

  5. Genetika dan Tipe Kulit

    Beberapa orang memiliki predisposisi genetik terhadap pigmentasi, terutama mereka dengan warna kulit medium hingga gelap. Faktor genetik memengaruhi cara kulit bereaksi terhadap pemicu lingkungan.

     

Jenis-Jenis Pigmentasi pada Pipi

 

  1. Melasma: Bercak cokelat atau keabu-abuan yang simetris, sering dikaitkan dengan hormon dan sangat sulit diatasi tanpa bantuan profesional.

     

  2. PIH (Hiperpigmentasi Pasca-Inflamasi): Noda yang muncul setelah jerawat atau luka sembuh. Warnanya berkisar dari cokelat muda hingga gelap.
     
  3. Sunspots (Lentigo Solaris): Bercak datar yang disebabkan oleh akumulasi paparan sinar UV selama bertahun-tahun, sering disebut sebagai bintik penuaan.
     

Cara Mencegah Pigmentasi pada Pipi
 

  • Gunakan Sunscreen Setiap Hari: Lindungi kulit dari sinar UV yang memperburuk pigmentasi.
  • Rutinitas Skincare yang Lembut: Hindari penggunaan scrub kasar yang bisa memicu peradangan.
  • Jangan Memencet Jerawat: Memencet jerawat meningkatkan risiko timbulnya bekas PIH yang membandel.
  • Gunakan Antioksidan: Serum Vitamin C dapat membantu menetralisir radikal bebas dan mencerahkan warna kulit.
     

Perawatan Efektif untuk Pigmentasi
 

Jika produk perawatan mandiri di rumah tidak membuahkan hasil, perawatan profesional berikut bisa menjadi solusi:
 

  • Bahan Skincare Topikal: Penggunaan Vitamin C, niacinamide, retinoid, dan alpha arbutin.
  • Chemical Peels: Mengelupas lapisan atas kulit untuk merangsang pertumbuhan sel baru yang lebih cerah.
  • Laser Skin Treatment: Menargetkan pigmentasi langsung pada sumbernya dengan memecah melanin di bawah permukaan kulit.
  • Skin Booster: Memberikan hidrasi dan bahan revitalisasi (seperti DNA Salmon) langsung ke lapisan dalam kulit untuk meningkatkan elastisitas dan kecerahan.
     

Mencari Solusi Efektif untuk Pigmentasi di Pipi?

 

Jika pigmentasi pada pipi tidak kunjung membaik, Pico Laser + Skin Booster Treatment di Nulook menawarkan solusi klinis yang canggih.

 

Pico Laser menggunakan pulsa laser ultra-pendek untuk memecah bintik hitam secara efektif namun tetap menjaga kulit tetap halus. Dikombinasikan dengan Skin Booster premium (seperti injeksi DNA Salmon), perawatan ini tidak hanya menghilangkan noda tetapi juga memperbaiki tekstur dan elastisitas kulit.

 

Hubungi Nulook melalui WhatsApp hari ini dan jadwalkan konsultasi Pico Laser Treatment Bali Anda untuk mendapatkan kulit yang lebih bersih, cerah, dan merata.

logo

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait